Terkini Renofasi Polindes Agar Bisa Digunakan Kembali

Memasuki pelataran Kantor Desa Rembang Ngadiluwih, begitu mudah dijumpai material hingga mesin disel. Ya, pemerintah desa Rembang sedang melaksanakan renofasi bangunan poliklinik desa (Polindes).

“Bangunan ini mengalami kerusakan pada permukaan lantainya. Ambles. Jadi tidak bisa digunakan lagi,” ungkap Hariman Sutawijaya, Kepala Desa Rembang. Diakuinya bila dulunya Polindes ini adalah kolam ikan. Sehingga wajar bila didirikan Polindes ini mengalami ambles  pada permukaan lantainya.

Sebelum punya Ikan Koi, Simak nih Cara Memelihara Ikan Koi

Pembenahan pada bangunan ini dilakukan berdasarkan hasil musyawarah desa tahun 2017. Karena warga menganggap bangunan ini penting untuk pusat pelayanan terpadu (Posyandu) dan taman posyandu (Tapos) bagi warga setempat. Perenofasian Polindes ini sudah berjalan sejak sepuluh hari yang lalu. Dengan menggunakan dana desa (DD) yang dianggarkan 2018. “ Kami melaksanakan pembangunan melalui tim pelaksana kegiatan (TPK), yang tenaganya dari warga setempat,” imbuh Hari. Pelaksanaan ini didukung sepenuhnya oleh warga. Terlihat respon warga yang ikut serta melihat perkembangan bangunan yang direnovasi. Perenofasian ini memang hanya pada lantainya saja. Mulai dari pengurukan dengan tanah, pembasahan tanah agar lebih kuat hingga pemasangan lantai keramik pada permukaanya. Sejauh ini proses perenofasian berkembang sebesar 10 persen.

Bangunan seluas 95  tidak mengalami kerusakan pada dindingnya maupun atap. Kondisi bangunan yang cukup bagus membuatnya tak membutuhkan renofasi ada bagian selain lantai. Sehingga pemdes memang menfokuskan pada bagan lantai yang sempat ambles. Saat ini perenofasian pada tahap pengurukan dengan pasir. “Selanjutnya ya kami semen dan kami pasang lantai keramik,” papar ayah satu anak ini. Polindes ini terletak di Dususn tepat di sebelah kantor desa dan masih berada dalam satu halaman. Diakuinya bila perenofasian Polindes ini mendapatkan respon positif dari warga setempat. Banyak warga yang tidak sabar untuk memanfaatkannya lagi dan menanyakan kapan akan selesai. Karena kebutuhan untuk memanfaatkan program Posyandu dan berjumpa dengan ibu-ibu di Tapos. Dari peronafiasian ini diharapkan tidak ambles lagi, lebih enak dan lebih nyaman. Untuk dimanfaatkan kesehatan masyarakat desa. (rie)

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

/body>